CALIFORNIA - Sebuah chip microfluida sedang dikembangkan oleh ilmuwan untuk mengukur efektivitas pengobatan pasien di berbagi negara yang miskin.
Mengukur konsentrasi virus HIV (viral load) dalam aliran darah, adalah salah satu teknik yang digunakan dokter untuk memantau efektivitas pengobatan HIV.
Sebuah lonjakan viral load dapat menjadi peringatan kegagalan obat atau resistensi obat, serta kemungkinan agar dapat digunakan sebagai acuanpemberian obat yang berbeda kepada pasien. Namun di negara yang miskin sumber daya, pemantauan tersebut harus menggunakan perangkat yang tergolong mahal. Demikian seperti dikutip Technology Review , Selasa (18/10/2011).
Sebuah chip microfluida baru yang dirancang oleh laboratorium dari Rustem Ismagilov di Caltech, menunjukan kemungkinan untuk memantau viral load HIV dan infeksi virus lain yang lebih mudah dan murah, serta teknik ini juga dapat berguna untuk jenis lain, seperti tes genetik.
Sampel pertama dalam penggunaan microfluida ialah membagi di antara banyak bagian kecil molekul, sehingga setiap bagian cenderung hanya memiliki satu molekul. Ketika molekul tersebut kemudian diperkuat, hasilnya adalah 'ya' atau 'tidak'.
"Hambatan metode tersebut datang ketika pasien memerlukan pengukuran denganrentang dinamis yang besar," kata Ismagilov.
Viral load HIV, misalnya, dapat berkisar dari 50 sampai satu juta molekul per mililiter. Sebuahtes untuk mengukur itu harus mampu menangani sejumlah besar molekul, namun cukup sensitif untuk menghitung molekul yang langka.
Biasanya untuk mencapai kepekaan tersebut membutuhkan bagian sampel molekul yang menipiskan dan menyebarkannya di atas bagianmolekul yang lebih besar dalam rangka untuk memastikan bahwa tidak ada lebih dari satumolekul di setiap bagiannya.
Ismagilov mengatakan jumlah besar dalam tiap bagian molekulrumit untuk di analisis. Pada saat yang sama, sampel tidak dapat menyebar begitu tipis sehingga molekul langka akan tertinggal.
Ismagilov dan anggota lab datang dengan sebuah trik untuk menangani dilema ini. Mereka membagi sampel menjadi serangkaian yang berbeda ukuran, kemudian disesuaikan untuk mendeteksi molekul pada konsentrasi yang berbeda, yang dapat dihitung bersama-sama.
"Setiap volume, sensitif terhadap berbagai konsentrasi tertentu. Volume secara bersamaan memberikan informasi lebih baik daripada volume satu individu," simpulnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar